BTS Boikot Grammy 2027, Kenapa Kategori Asia Pop Kini Ditinjau Ulang?
LambeTurahNews - Awalnya terdengar seperti kabar baik. Musik Asia akhirnya mendapat panggung khusus di Grammy.
Tapi ternyata, membuat satu kategori khusus untuk Asia tidak sesederhana itu.
Recording Academy kini meninjau ulang kategori Best Asian Pop Music Performance, hanya beberapa bulan setelah kategori tersebut diumumkan. Langkah ini muncul di tengah kontroversi yang semakin besar, terutama setelah BTS menyatakan tidak akan mengirimkan karya mereka untuk dipertimbangkan di Grammy Awards 2027.
Menariknya, kategori ini sejak awal dimaksudkan untuk merayakan perkembangan musik pop dari Asia. Namun bagi sebagian pihak, muncul pertanyaan yang lebih mendasar: apakah musik Asia benar-benar perlu dipisahkan ke dalam kategori khusus?
BTS sendiri menyampaikan harapan agar musik tidak dinilai berdasarkan batas wilayah maupun bahasa.
“Kami berharap musik dapat didengar dan diterima sebagaimana adanya, melampaui wilayah atau bahasa,” demikian pernyataan BTS.
Dan di situlah persoalannya menjadi menarik.
Kalau sebuah lagu bagus, apakah asal negaranya masih perlu menjadi pertimbangan utama?
Grammy Belum Menghapus Kategori
Recording Academy belum mengatakan akan menghapus kategori tersebut. Yang dilakukan saat ini adalah meninjau kembali keputusan yang dibuat pada Juni 2026.
Dalam proses tersebut, Recording Academy telah berdiskusi dengan berbagai komunitas musik Asia, termasuk K-pop, J-pop, C-pop, dan musik India. Musisi, label rekaman, serta manajer juga ikut dilibatkan. Perwakilan HYBE, perusahaan induk agensi BTS, turut berada dalam pembicaraan tersebut.
CEO Recording Academy Harvey Mason Jr. sebelumnya mempertahankan kategori tersebut sebagai cara untuk merayakan keberagaman dan pertumbuhan musik pop Asia. Ia juga menegaskan bahwa musisi yang masuk kategori Asia Pop tetap dapat bersaing di kategori utama Grammy.
Masalahnya, waktu terus berjalan.
Periode pendaftaran Grammy 2027 sudah dimulai sejak awal Juli dan dijadwalkan berakhir pada pekan ini. Sejumlah musisi Asia kemungkinan sudah memasukkan karya mereka ke kategori baru tersebut.
Karena itu, mengubah aturan atau bahkan menghapus kategori tersebut hanya beberapa hari sebelum pendaftaran ditutup bukan perkara sederhana.
Yang Dipertaruhkan Bukan Cuma Satu Kategori
Kontroversi ini pada akhirnya bukan hanya soal BTS.
Ini tentang bagaimana industri musik terbesar di dunia melihat musik Asia yang dalam beberapa tahun terakhir sudah tidak lagi menjadi fenomena pinggiran.
K-pop punya BTS, BLACKPINK dan sederet nama global. J-pop dan C-pop juga terus berkembang, sementara musik dari India memiliki pasar dan karakter yang sangat besar.
Karena itu, pertanyaan yang sekarang muncul cukup menarik: apakah musik Asia membutuhkan ruang khusus agar lebih diakui, atau justru sudah waktunya musik tersebut diperlakukan sama seperti musik dari belahan dunia lainnya?
Untuk sementara, Grammy belum memberikan jawaban final.
Kategori Best Asian Pop Music Performance masih ada. Tetapi setelah BTS memilih tidak ikut serta, nasib kategori tersebut kini ikut berada di meja evaluasi Recording Academy.
Tag Terkait