Kena Cancel Culture Bertahun-tahun, Gofar Hilman Akhirnya Akui Kebodohannya Umbar Video Intim Pribadi
LambeTurahNews - Pemengaruh media sosial Gofar Hilman akhirnya buka suara terkait perbuatannya di masa lalu tentang video seksual pribadi atau sextape yang kembali ramai diperbincangkan. Gofar mengakui tindakannya di masa lalu sebagai sebuah kesalahan.
Pernyataan ini disampaikan oleh Gofar Hilman di akun Threads pribadi saat ia sedang menjalani ibadah umroh bersama Grind Boys. Gofar menjelaskan kejadian itu muncul saat ia tampil di sebuah podcast dengan tema 'kebodohan masa lalu yang tidak mungkin diulang lagi'.
Kesaksian itu rupanya terus menjadi perbincangan hangat hingga membuatnya tidak diterima di berbagai tempat untuk tampil di depan publik.
"Pernah bercerita (lebih tepatnya over shared) di sebuah podcast, temanya saat itu adalah "kebodohan masa lalu yang tidak mungkin diulang lagi" di cerita-cerita tsb ada salah satu cerita yang masih di "goreng" sampe sekarang. Perihal s*xtape," ujar Gofar, dikutip Minggu, 13 September 2026.
Rekaman Seksual Dibuat Saat Usia 19 Tahun
Gofar menjelaskan kejadian itu terjadi saat dirinya berusia 19 tahun. Ketika membuat video tersebut, ia dan pasangannya sudah menyetujui satu sama lain. Namun sayangnya, Gofar malah memperlihatkan video tersebut ke kerabatnya tanpa izin dari yang bersangkutan.
"Ketika gue berumur 19 tahun (27 tahun yang lalu) gue pernah membuat s*xtape tentunya dengan konsensual. Akan tetapi pada saat itu gue membuat sebuah perilaku yang bodoh, memperlihat video tsb ke teman gue tanpa izin dari orang yang ada di dalam video tsb," katanya.
Gofar Sudah Berdamai
Lalu, kata Gofar, saat itu ia menyadari tindakannya salah dan langsung menghubungi wanita yang ada di dalam video seksual tersebut. Menurutnya, ia dan wanita itu sudah saling memaafkan satu sama lain atas kesalahan Gofar di masa lalu.
Bahkan, kata Gofar, wanita yang menjadi lawannya berhubungan badan itu menjadi salah satu orang yang memberi dukungan setelah isu itu ramai diperbincangkan. Wanita itu juga bersedia menjadi saksi di persidangan apabila suatu saat dibutuhkan.
"Saat itu juga kami sudah bermaafan dan berteman kembali seperti sedia kala. Bahkan, cewek tsb adalah satu orang yang support gue secara mental Ketika terkena tuduhan dan bersedia menjadi saksi di persidangan jikalau dibutuhkan. Sampai sekarang kami masih berteman baik," tegasnya.
Jadi Pelajaran Berharga di Masa Depan
Penyiar radio 34 tahun ini lantas mengakui kisah pribadi yang dibagikan ke ranah publik itu bentuk dari sebuah minimnya pengetahuan tentang edukasi seksual. Ia pun menyadari tidak semua kisah hidup pantas dibagikan ke ranah publik, khususnya saat ia menjadi figure publik yang menjadi sorotan.
Lebih lanjut, Gofar Hilman meminta maaf atas pernyataannya beberapa tahun lalu hingga menimbulkan kontroversi.
"Gue meminta maaf kepada semua yang sudah merasa tidak nyaman akan cerita gue tsb. Banyak pelajaran yang gue petik, tidak selalu cerita pribadi harus diumbar. Dalam kurun waktu 3-4 tahun ini akhirnya gue paham," pungkasnya.
Diketahui nama Gofar Hilman masuk ke dalam salah satu jajaran figure publik yang mengalami cancel culture di tahun 2021 akibat tuduhan pelecehan seksual. Tuduhan itu bahkan merambat hingga hilangnya kontrak kerja, keluar dari Lawless Jakarta, serta masalah finansial yang besar.