KPK OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Kasus Masih Didalami
LambeTurahNews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap seorang kepala daerah. Kali ini, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diamankan dalam operasi yang dilakukan di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya operasi senyap tersebut. Namun, ia belum mengungkap perkara yang menjerat Anom Widiyantoro maupun jumlah pihak lain yang turut diamankan.
"Benar," kata Fitroh saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu (29/7).
Saat dimintai keterangan lebih lanjut mengenai kasus yang sedang ditangani, Fitroh meminta agar informasi lebih rinci disampaikan oleh juru bicara KPK.
"Lebih detailnya ke jubir," ujarnya.
Anom Widiyantoro merupakan Bupati Pemalang yang terpilih pada Pilkada 2024 bersama wakilnya, Nurkholes. Keduanya dilantik bersama kepala daerah lainnya pada 20 Februari 2025. Pasangan tersebut diusung koalisi Partai Golkar, Perindo, PSI, Gelora, dan Partai Buruh.
Penangkapan Anom menambah daftar kepala daerah yang terjaring operasi tangkap tangan KPK sepanjang 2026. Hingga akhir Juli, lembaga antirasuah itu telah mengamankan 11 kepala daerah dalam berbagai perkara dugaan tindak pidana korupsi.
Modus dugaan korupsi yang ditangani KPK beragam, mulai dari suap, pemerasan, hingga penerimaan gratifikasi. Sejumlah kepala daerah yang telah diproses hukum sepanjang tahun ini antara lain Wali Kota Madiun Maidi, Bupati Pati Sudewo, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, dan banyak lainnya.
KPK hingga kini masih melakukan pendalaman terhadap perkara yang melibatkan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro. Identitas pihak-pihak lain yang diamankan serta konstruksi perkara akan disampaikan setelah proses pemeriksaan awal selesai.