Langsung ke konten
Lambe Turah Lambe Turah
News

Seskab Teddy Imbau Warga Pakai Masker N95 Hadapi Abu Krakatau

Giostanovlatto
Seskab Teddy Imbau Warga Pakai Masker N95 Hadapi Abu Krakatau

LambeTurahNews - Kalau kamu tinggal di Jakarta dan mulai merasakan udara terasa berbeda belakangan ini, ada alasannya. Sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau ternyata sudah mencapai ibu kota, dan pemerintah langsung merespons dengan sejumlah imbauan konkret lewat Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Imbauan pertama dan paling mendasar soal masker. Bukan sembarang masker, Teddy secara spesifik meminta masyarakat menggunakan masker N95 atau KN95 saat harus beraktivitas di luar rumah.

"Apabila hendak keluar rumah, gunakan masker yang tepat, seperti masker N95 atau KN95 untuk membantu menyaring partikel debu vulkanik," kata Teddy, Minggu (6/9/2026).

Perlindungan tidak berhenti di masker saja. Masyarakat juga diminta memakai kacamata pelindung dan menghindari penggunaan lensa kontak atau softlens, sebuah detail yang mungkin jarang terpikirkan tapi penting mengingat partikel abu vulkanik bisa mengiritasi mata, apalagi bagi pengguna lensa kontak yang permukaannya rentan tergores partikel halus.

Bagi yang berkendara, ada bahaya tambahan yang perlu diwaspadai. Abu vulkanik ternyata tidak cuma mengganggu jarak pandang, tapi juga bisa membuat permukaan jalan menjadi licin.

"Kurangi kecepatan & tingkatkan kewaspadaan saat berkendara. Debu vulkanik dapat mengurangi jarak pandang serta membuat permukaan jalan licin," jelasnya.

Berikut ringkasan lima langkah perlindungan diri yang diimbau Teddy:

No

Langkah Perlindungan

1

Gunakan masker N95 atau KN95 saat di luar rumah

2

Pakai kacamata pelindung, hindari lensa kontak

3

Kurangi aktivitas di ruang terbuka

4

Kurangi kecepatan dan waspada saat berkendara

5

Cuci tangan dan wajah setelah beraktivitas di luar

Selain lima langkah perlindungan pribadi ini, Teddy juga menyampaikan kabar yang berkaitan langsung dengan mobilitas warga: operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dihentikan sementara demi keselamatan.

"Demi keselamatan, penerbangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dihentikan sementara hingga pukul 13.30 WIB. (Update terkait perubahan tujuan/kompensasi akan disampaikan secara berkala oleh Kemenhub)," pungkas Teddy.

Dengan penghentian operasional bandara terbesar Indonesia ini, dampak erupsi Anak Krakatau semakin terasa nyata bagi warga Jakarta, bukan cuma soal kualitas udara, tapi juga mobilitas dan rencana perjalanan banyak orang. Warga diimbau terus memantau update resmi dari Kemenhub soal perkembangan status penerbangan di Soekarno-Hatta.

Berita Terkait