Langsung ke konten
Lambe Turah Lambe Turah
Iklan
Entertainment

Doktif Minta Maaf kepada Heni Sagara Usai Klarifikasi dengan BPOM: Pabriknya Aman!

Fip
Doktif Minta Maaf kepada Heni Sagara Usai Klarifikasi dengan BPOM: Pabriknya Aman!
Dokter Detektif saat ditemui di kantor BPOM Jakarta/ Fip
Iklan

LambeTurahNews - Praktisi kecantikan yang dikenal dengan sebutan Dokter Detektif atau Doktif menyampaikan permintaan maaf kepada Heni Sagara (HS) dan suaminya terkait sejumlah pernyataan yang sebelumnya menyinggung pabrik milik Heni Sagara.

Permintaan maaf tersebut disampaikan setelah Doktif mendatangi Kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk mendapatkan penjelasan terkait sejumlah persoalan yang selama ini menjadi sorotan.

Salah satu isu yang diklarifikasi berkaitan dengan tuduhan persaingan bisnis tidak sehat serta anggapan bahwa pabrik milik Heni Sagara memiliki keterkaitan dengan pemasokan merkuri dan istilah "mafia skincare".

Setelah mendapatkan penjelasan, Doktif mengaku menyadari adanya kekeliruan dalam informasi yang sebelumnya ia terima dan sampaikan kepada publik.

Doktif bahkan secara terbuka meminta maaf kepada Heni Sagara dan suaminya karena merasa telah menyudutkan nama pabrik tersebut.

"Di sini Doktif menyampaikan beberapa pertanyaan selama ini... tentang pernyataan-pernyataan yang Doktif lontarkan yang menyudutkan nama Pabrik HS. Dokter mendengarkan juga bahwa sebenarnya yang disebut sebagai mafia skincare itu sebenarnya bukan arahnya ke Pabrik HS," ujar Doktif, saat ditemui di kantor BPOM, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2026).

Ia kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada Heni Sagara maupun suaminya apabila pernyataannya selama ini menimbulkan rasa tersinggung.

"Jadi di sini Dokter juga ingin mengucapkan kata maaf terhadap HS dan suaminya, mungkin yang pernah tersinggung. Karena mungkin Dokter terhasut atau terperdaya dengan ucapan beberapa orang yang Dokter sempat percaya," lanjutnya.

Doktif Ingin Bertemu Langsung Heni Sagara

Tak hanya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, Doktif juga berencana membuka komunikasi secara langsung dengan Heni Sagara.

Ia mengaku ingin bertemu dengan Heni Sagara apabila mendapat kesempatan untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung sekaligus meluruskan persepsi yang berkembang di tengah masyarakat.

"Doktif juga ingin menyampaikan permintaan maaf, dan sepertinya Doktif juga harus membuat janji bertemu—jika beliau berkenan—dengan HS untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung," kata Doktif.

Dalam kesempatan tersebut, Doktif juga menegaskan bahwa berdasarkan klarifikasi yang diterimanya, pabrik milik Heni Sagara dalam kondisi aman.

"Dan menyampaikan bahwa pabrik beliau ya aman-aman saja sebenarnya," sambungnya.

Akui Sempat Terpengaruh Persaingan Bisnis

Doktif juga mengungkapkan penyesalannya karena merasa telah menerima informasi dari sejumlah pihak tanpa melakukan klarifikasi secara mendalam.

Menurutnya, niat awal dirinya dalam menyampaikan berbagai informasi kepada publik adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

Namun, ia mengakui bahwa dalam prosesnya terdapat kekeliruan karena dirinya mempercayai cerita dari pihak-pihak tertentu.

"Dokter menyesal dan merasa begitu mudahnya menerima cerita dari orang-orang yang Dokter pikir amanah," ungkapnya.

Doktif bahkan menduga dirinya telah dimanfaatkan oleh pihak tertentu yang memiliki kepentingan dalam persaingan bisnis.

"Ada beberapa orang yang memang menggunakan Doktif, memanfaatkan Doktif untuk ikut di persaingan bisnis yang kotor, sementara Doktif tidak mengerti sama sekali soal itu," tegasnya.

Bagi Doktif, persoalan tersebut menjadi pembelajaran agar dirinya lebih berhati-hati dalam menerima informasi sebelum menyampaikannya kepada masyarakat.

"Ini jadi pembelajaran luar biasa untuk tidak mudah percaya ke orang," pungkas Doktif.

Berita Terkait

Iklan