Langsung ke konten
Lambe Turah Lambe Turah
News

GRIB Jaya Dituding Musuh Ojol dan Rakyat, Sekjen Buka Suara: Itu Tidak Benar!

Fip
GRIB Jaya Dituding Musuh Ojol dan Rakyat, Sekjen Buka Suara: Itu Tidak Benar!

LambeTurahNews - Sekretaris Jenderal GRIB Jaya, H. Zulfikar, angkat bicara terkait sejumlah narasi yang beredar di media sosial yang menyebut organisasi kemasyarakatan tersebut sebagai musuh ojek online (ojol) dan masyarakat.

Zulfikar menegaskan narasi tersebut tidak benar. Menurut dia, GRIB Jaya merupakan organisasi kemasyarakatan yang seharusnya hadir bersama masyarakat.

"Saya ingin sedikit menyampaikan kepada teman-teman, mengklarifikasi atau meluruskan isu-isu yang beberapa hari ini viral," ujar Zulfikar, saat ditemui dalam acara HUT ke-1 GRIB Jaya DPC Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (29/8/2026).

Ia mengatakan narasi mengenai GRIB Jaya banyak beredar melalui berbagai platform media sosial, termasuk TikTok dan Instagram.

Salah satu narasi yang disebutnya beredar adalah anggapan bahwa GRIB Jaya merupakan musuh ojol dan masyarakat.

"GRIB Jaya itu musuhnya ojol, GRIB Jaya itu musuhnya rakyat, musuhnya masyarakat. Itu tidak benar," tegasnya.

Menurut Zulfikar, keberadaan GRIB Jaya justru diarahkan untuk bersama masyarakat, khususnya masyarakat yang menginginkan kondisi aman dan damai.

Namun, ia memberikan catatan bahwa dukungan tersebut tidak ditujukan kepada pihak yang melakukan tindakan anarkis.

"Masyarakat yang bukan masyarakat yang melakukan tindakan-tindakan anarkis," katanya.

Zulfikar juga menjelaskan keterlibatan anggota GRIB Jaya dalam situasi keramaian yang terjadi sebelumnya. Ia menyebut pihaknya sempat membantu aparat keamanan sebagai bagian dari unsur masyarakat dalam menghadapi massa.

Menurut dia, kondisi tersebut terjadi ketika aksi demonstrasi yang berlangsung pada siang hari telah berakhir.

Ia menegaskan penyampaian pendapat merupakan hak masyarakat yang dilindungi aturan, tetapi pelaksanaannya tetap harus mengikuti ketentuan hukum.

"Demonstrasi itu ada aturannya di negara kita ini," ujarnya.

Zulfikar berharap masyarakat tidak langsung mempercayai berbagai narasi yang beredar di media sosial sebelum mengetahui konteks peristiwa secara utuh.

Ia juga menyatakan GRIB Jaya akan berupaya membantah tudingan terhadap organisasi tersebut melalui program yang dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat.

Berita Terkait