Langsung ke konten
Lambe Turah Lambe Turah
Iklan
News

Harga Masker Mulai Dipantau Ketat, Polda Metro Jaya Bongkar Fakta Stok dan Harga di Jakarta-Depok

Fip
Harga Masker Mulai Dipantau Ketat, Polda Metro Jaya Bongkar Fakta Stok dan Harga di Jakarta-Depok
Iklan

LambeTurahNews - Polda Metro Jaya mulai memperketat pemantauan terhadap ketersediaan dan harga masker di tengah meningkatnya permintaan masyarakat dalam beberapa hari terakhir. Petugas Unit 5 Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melakukan pengecekan langsung ke distributor hingga produsen masker pada 8–9 September 2026.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan stok masker tetap tersedia sekaligus mencegah terjadinya penimbunan maupun kenaikan harga yang tidak wajar di tingkat pelaku usaha.

Harga Masker Mulai Dipantau Ketat, Polda Metro Jaya Bongkar Fakta Stok dan Harga di Jakarta-Depok

Pengecekan pertama dilakukan pada Selasa (8/9/2026) di distributor PT AMP Distribusi, Jakarta Barat. Dari hasil pemantauan, petugas menemukan sejumlah jenis masker dengan harga eceran sebagai berikut:

• Masker KN95: Rp115.000 per box

• Masker Duckbill: Rp130.000 per box

• Masker Earloop: Rp50.000 per box

• Masker Konvek: Rp137.000 per box

Pemantauan kemudian dilanjutkan pada Rabu (9/9/2026) di produsen masker PT Arista, Kota Depok. Harga eceran masker yang ditemukan yakni:

• Masker KN95: Rp111.000 per box

• Masker Duckbill: Rp130.000 per box

• Masker Earloop 4PLY: Rp90.000 per box

• Masker Konvek: Rp137.000 per box

Polda Metro Jaya Pastikan Stok Masker Masih Tersedia

Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Ardila Amry mengatakan pengecekan dilakukan untuk memantau ketersediaan barang sekaligus perkembangan harga masker di tingkat pelaku usaha.

Harga Masker Mulai Dipantau Ketat, Polda Metro Jaya Bongkar Fakta Stok dan Harga di Jakarta-Depok

“Kami terus melakukan pengecekan untuk memastikan kebutuhan masker masyarakat tetap tersedia dan harga berjalan secara wajar. Jika ditemukan dugaan pelanggaran, akan kami tindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar AKBP Muhammad Ardila Amry.

Berdasarkan hasil pemantauan, masker masih tersedia di tingkat pelaku usaha. Namun, persediaan di sejumlah tempat relatif terbatas seiring meningkatnya permintaan masyarakat dalam beberapa hari terakhir.

Sementara itu, kapasitas produksi di tingkat produsen disiapkan untuk ditingkatkan secara bertahap guna menyesuaikan kebutuhan

Berita Terkait

Iklan