Polda Metro Jaya Tetapkan 47 Tersangka Kerusuhan 27 Agustus, Pelaku yang Diduga Tewaskan BS Masih Diburu
LambeTurahNews - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terbaru penanganan kerusuhan yang terjadi di depan Gedung DPR-MPR RI dan kawasan Pejompongan pada 27 Agustus 2026.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan, penyidik telah menetapkan 47 orang sebagai tersangka dalam perkara pengerusakan fasilitas umum dan penganiayaan yang terjadi dalam rangkaian kerusuhan tersebut.
“Selanjutnya penyidik telah menetapkan tersangka terhadap 47 orang terkait dengan pengerusakan fasilitas umum dan penganiayaan,” kata Iman dalam konferensi pers, Rabu (2/9/2026).
Selain menetapkan 47 tersangka, polisi masih memburu terduga pelaku pengeroyokan atau penganiayaan yang diduga menyebabkan seorang warga berinisial BS meninggal dunia.
Iman mengatakan, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi dan menganalisis berbagai rekaman untuk mengungkap identitas pelaku.
“Penyidik telah melakukan pengambilan keterangan kepada 14 orang saksi,” ujarnya.
Penyidik juga melakukan pemeriksaan dan uji laboratorium terhadap rekaman video, CCTV di sejumlah titik, serta konten yang beredar di media sosial.
Dari hasil pendalaman tersebut, polisi mencocokkan keterangan saksi dengan hasil analisis digital untuk mendapatkan sketsa wajah terduga pelaku.
“Berdasarkan keterangan saksi, didukung dengan petunjuk-petunjuk lain, selanjutnya penyidik melakukan persesuaian antara keterangan saksi dan hasil analisa digital, didapatkan sketsa wajah yang mengarah kepada terduga pelaku pengeroyokan dan atau penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang tersebut,” kata Iman.
Polisi saat ini memperoleh dua sketsa wajah pria yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.
Terduga pertama digambarkan sebagai pria berusia sekitar 30-40 tahun dengan bentuk wajah oval, alis tipis, bibir tebal, hidung pendek, mata hitam dan kulit cokelat.
Sementara terduga kedua diperkirakan berusia 30-40 tahun dengan bentuk wajah kotak, hidung pesek, bibir bawah tebal, memiliki kumis dan janggut, mata hitam serta kulit cokelat.
“Dan kami terus berkomitmen untuk mengusut aktor-aktor intelektual maupun penggerak, penyedia dana dalam kerusuhan yang ditimbulkan,” tegas Iman.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto memastikan situasi Jakarta Raya pada 2 September 2026 dalam kondisi aman dan kondusif.
Budi juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap konten yang berisi hoaks, misinformasi maupun konten buatan AI yang berkaitan dengan kerusuhan.
“Kita melihat beberapa konten-konten yang disesatkan dari fakta sebenarnya. Kami dari Polda Metro Jaya sudah menstempel, sudah melakukan DM kepada pemilik akun yang hoax, misinformasi, serta AI generate,” kata Budi.
Menurut Budi, keberadaan konten menyesatkan tersebut tidak mengganggu proses penyidikan yang tengah dilakukan kepolisian.
“Proses penyelidikan yang dilakukan oleh tim gabungan Gakkum Polda Metro Jaya dipimpin langsung Dirreskrimum Polda Metro Jaya, pasti melakukan penyelidikan secara profesional, proporsional, dan akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Tag Terkait