Saham BMRI Tertekan, Turun ke Rp4.180 di Tengah Sorotan Rekening Donasi Botok Pati
LambeTurahNews - Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) kembali melemah pada sesi II perdagangan Senin (24/8/2026). Saham BMRI turun 0,95% atau 40 poin ke level Rp4.180 per saham.
Pada sesi I, saham Bank Mandiri tercatat melemah 0,71% ke level Rp4.190 per saham. Sementara pada penutupan perdagangan Jumat (21/8/2026), saham BMRI berada di level Rp4.220 per saham.
Tekanan terhadap saham BMRI terjadi di tengah sorotan publik terkait penanganan rekening milik warga Pati, Jawa Tengah, Supriyono, yang digunakan untuk menampung dana donasi.
Bank Mandiri sebelumnya menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami nasabah terkait penanganan rekening tersebut.
Perseroan menjelaskan bahwa tindakan terhadap rekening dilakukan sebagai tindak lanjut atas permintaan aparat penegak hukum serta mengacu pada prosedur dan ketentuan yang berlaku.
“Dapat kami sampaikan, Bank Mandiri memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada nasabah terkait pemblokiran rekening. Pemblokiran tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan aparat penegak hukum dan telah dilakukan sesuai prosedur serta ketentuan yang berlaku,” tulis Bank Mandiri.
Namun, Polda Metro Jaya memberikan klarifikasi mengenai tindakan yang diminta penyidik terhadap rekening tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya tidak meminta pemblokiran rekening, melainkan penundaan transaksi.
“Kami luruskan, bahwa surat yang diajukan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya itu tentang penundaan transaksi,” ujar Budi di Jakarta, Senin (24/8/2026).
Menurut Budi, penundaan transaksi dilakukan untuk kepentingan penyelidikan terhadap aliran dana yang masuk ke rekening tersebut.
Pergerakan saham BMRI selanjutnya menjadi perhatian investor di tengah berkembangnya sorotan mengenai penanganan rekening donasi tersebut.
Tag Terkait