Langsung ke konten
Lambe Turah
Viral

Susanah Akhirnya Buka Suara Usai Disebut Prabowo, Ternyata Seminggu Menginap di Jakarta hingga Diundang ke Istana

Fip
Susanah Akhirnya Buka Suara Usai Disebut Prabowo, Ternyata Seminggu Menginap di Jakarta hingga Diundang ke Istana

Diajak Jalan-Jalan ke TMII hingga Monas

Usai mengikuti sejumlah agenda resmi, Susanah juga mendapat kesempatan mengunjungi sejumlah tempat di Jakarta.

Ia mengaku sangat senang karena sebelumnya belum pernah mendapatkan pengalaman seperti itu.

"Sabtu jalan ke Taman Mini, Minggu ke Monas," kata Susanah.

Puncaknya terjadi pada Senin, 17 Agustus 2026. Susanah mengikuti upacara penurunan bendera di Istana Negara.

"Senin aku ikut penurunan bendera di Istana Presiden, baru Selasa pulang," ujarnya.

Susanah mengaku bahagia karena menjadi satu-satunya orang yang dipilih dari Jawa Barat untuk mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

"Senang banget, dipilih se-Jawa Barat cuma satu, gak nyangka kalau kepilih. Deg-degan ngelihat Pak Presiden depan mata, biasanya cuma di TV," katanya.

Ia juga mengaku senang mendapatkan pengalaman menginap di hotel dan berkunjung ke sejumlah tempat wisata di Jakarta.

"Senang dibawa jalan-jalan, nginap di hotel, baru perdana dibawa ke Taman Mini, enak senang, bahagia, pokoknya sama Pak Presiden is the best deh Pak Presiden," ujar Susanah.

Siapa Sebenarnya Susanah?

Susanah merupakan ibu tiga anak berusia 38 tahun yang tinggal di Cileungsi, Kabupaten Bogor. Berdasarkan informasi yang dimuat dalam artikel Komdigi, Susanah merupakan lulusan sekolah dasar.

Anak pertamanya telah menyelesaikan pendidikan SMA, anak kedua masih duduk di bangku SMP, sedangkan anak ketiganya masih bersekolah di tingkat SD.

Susanah juga menjalani lebih dari satu pekerjaan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarganya.

Pada pagi hari, ia bekerja sebagai penjahit kain majun, yakni kain perca atau potongan sisa bahan yang diolah menjadi lap pembersih.

Ia bekerja mulai pukul 07.00 WIB hingga siang hari. Dalam satu hari, Susanah disebut mampu menjahit sekitar 20 kilogram kain majun dengan upah Rp700 per kilogram.

Setelah itu, sekitar pukul 13.00 WIB, Susanah melanjutkan pekerjaannya sebagai pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Di SPPG, Susanah bertugas mencuci ompreng.

Susanah tinggal bersama suaminya, Didim, yang bekerja sebagai buruh bangunan. Keduanya bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga dan pendidikan ketiga anak mereka.

Berita Terkait