Lambe Turah Lambe Turah
News

Bantuan Logistik Prabowo untuk Korban Gempa Flores Mulai Tiba, 4.925 Paket Dikirim

Fip
Bantuan Logistik Prabowo untuk Korban Gempa Flores Mulai Tiba, 4.925 Paket Dikirim

Pemerintah Siapkan 50.000 Paket Sembako

Jumlah tersebut baru menjadi bagian awal dari rencana pemerintah untuk menyalurkan 50.000 paket sembako bagi masyarakat terdampak gempa Flores.

Pengiriman berikutnya akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan serta kondisi di lapangan.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama pangan, menjadi salah satu prioritas dalam fase awal penanganan darurat.

Menurut Berton, distribusi bantuan akan mengikuti hasil asesmen kebutuhan di setiap kabupaten yang terdampak gempa.

“Langkah ini sejalan dengan strategi penanganan darurat BNPB yang menempatkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sebagai salah satu fokus utama pada fase awal operasi, sekaligus memastikan rantai pasok bantuan berjalan secara efektif dari pusat hingga ke wilayah terdampak,” ujar Berton dalam keterangannya, dikutip Minggu (16/8/2026).

Alutsista Dikerahkan Tembus Wilayah Terisolasi

Selain mengirim bantuan menggunakan pesawat Hercules, pemerintah juga mengerahkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) lintas lembaga untuk mempercepat distribusi logistik.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengoordinasikan pengerahan armada udara dan laut untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses melalui jalur darat.

Langkah tersebut menjadi salah satu dari delapan strategi penanganan darurat pascagempa magnitudo 7,7 di Flores, NTT.

Armada yang dikerahkan mencakup helikopter dan kapal laut milik TNI, Basarnas, serta BNPB. Seluruh armada tersebut difokuskan untuk mengangkut kebutuhan pokok, selimut, hingga tenda pengungsian ke titik-titik yang sulit dijangkau.

“Dari TNI ada 4 helikopter dan kapal laut, Basarnas mengerahkan kapal dan pesawat, serta BNPB 2 pesawat sayap lebar dan 1 helikopter. Alutsista ini kita fokuskan untuk pendistribusian logistik,” kata Suharyanto dalam rilis resmi BNPB, Minggu (16/8/2026).

Pemerintah memastikan distribusi bantuan akan terus dilakukan secara bertahap. Prioritas penyaluran diarahkan kepada masyarakat di wilayah yang paling membutuhkan berdasarkan hasil asesmen dan kondisi terkini di lapangan.

Berita Terkait