Langsung ke konten
Lambe Turah Lambe Turah
Lifestyle

Bukan Sekadar Jual Berlian, Ini Perjalanan Wanda Ponika Bangun Wanda House of Jewels

Fip
Bukan Sekadar Jual Berlian, Ini Perjalanan Wanda Ponika Bangun Wanda House of Jewels

LambeTurahNews - Perjalanan Wanda Ponika di industri perhiasan berlangsung selama lebih dari tiga dekade. Berawal dari seorang desainer muda yang memenangkan kompetisi desain perhiasan tingkat Asia pada usia 19 tahun, Wanda kini membangun Wanda House of Jewels, rumah perhiasan yang dikenal dengan koleksi berlian berkualitas tinggi.

Babak baru perjalanan tersebut ditandai dengan pembukaan butik baru Wanda House of Jewels di Plaza Indonesia, Jakarta.

Butik tersebut mengusung konsep quiet luxury yang mengedepankan kesan elegan dan modern tanpa tampilan berlebihan. Meski bermain di segmen fine jewelry, suasana butik dibuat hangat sehingga pelanggan dapat lebih nyaman saat memilih maupun mencoba perhiasan.

Salah satu identitas utama Wanda House of Jewels adalah penggunaan berlian D Color, kategori warna tertinggi dalam klasifikasi warna berlian.

Wanda menilai kualitas berlian harus berjalan beriringan dengan desain. Karena itu, sejumlah karyanya hadir dengan garis desain yang clean, sleek, dan klasik.

Konsep tersebut juga menyesuaikan perkembangan gaya perempuan masa kini. Perhiasan tidak lagi hanya digunakan untuk menghadiri pesta atau acara tertentu, tetapi dapat menjadi bagian dari penampilan sehari-hari.

Wanda Ponika Menang Kompetisi Desain Saat Berusia 19 Tahun

Karier Wanda Ponika di industri perhiasan dimulai sejak usia muda. Ketika berusia 19 tahun, Wanda berhasil memenangkan kompetisi desain perhiasan tingkat Asia.

Prestasi tersebut menjadi salah satu pintu masuk bagi Wanda untuk menekuni dunia desain perhiasan secara profesional.

Seiring perjalanan kariernya, Wanda kemudian membangun Wanda House of Jewels. Brand tersebut berkembang dan karyanya dikenakan sejumlah figur publik.

Beberapa di antaranya adalah Anggun, Rossa, Marcello Tahitoe, Rizky Febian dan Mahalini.

Penyanyi internasional Anggun juga dipercaya menjadi House Ambassador Wanda House of Jewels.

Meski kini telah memiliki bisnis yang berkembang, Wanda tetap terlibat dalam proses kreatif. Sejumlah koleksi Wanda House of Jewels masih lahir dari gagasan dan desain yang dibuatnya sendiri.

Wanda House of Jewels Bawa Prinsip Give Back

Pertumbuhan Wanda House of Jewels juga berjalan beriringan dengan prinsip give back.

Bagi Wanda, perkembangan bisnis tidak hanya berkaitan dengan penjualan. Aktivitas bisnis juga dapat membuka kesempatan untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Fokus kontribusi tersebut antara lain berada di bidang pendidikan dan kesehatan.

Wanda diketahui menjadi salah satu Board of Directors Happy Hearts Indonesia, yayasan yang telah membangun lebih dari 400 sekolah, terutama di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Melalui berbagai kegiatan sosial, Wanda juga disebut telah ikut berkontribusi dalam pembangunan belasan sekolah serta mendonasikan ratusan perhiasan untuk berbagai kegiatan sosial.

Di bidang kesehatan, perhatian Wanda juga tertuju pada isu kanker.

Wanda House of Jewels pernah memberikan pemeriksaan mammografi gratis kepada ribuan perempuan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya deteksi dini kanker payudara.

Selain itu, Wanda juga memberikan donasi dan dukungan kepada anak-anak pejuang kanker serta sejumlah kegiatan sosial lainnya yang berkaitan dengan kanker.

Prinsip tersebut menjadi bagian dari perjalanan Wanda House of Jewels. Semakin berkembang perusahaan, semakin besar pula peluang untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Tak Hanya Perhiasan, Wanda Ponika Juga Aktif di Dunia Fashion

Ketertarikan Wanda terhadap estetika tidak hanya terlihat melalui desain perhiasan. Ia juga dikenal memiliki gaya personal yang kuat dan ketertarikan terhadap dunia fashion.

Melalui media sosial, Wanda kerap membagikan pandangannya mengenai fashion, styling dan jewelry.

Ia juga berbagi cara memadukan perhiasan dengan busana serta membangun personal style tanpa harus selalu mengikuti tren yang sedang berkembang.

Media sosial Wanda turut memperlihatkan sisi personal dirinya. Di antara unggahan mengenai bisnis, desain, fashion dan kegiatan sosial, Wanda sesekali membagikan cerita keseharian, humor hingga pandangan dengan gaya bahasa yang lugas.

Tiga Dekade Berkarya, Wanda Masih Aktif Mendesain Perhiasan

Setelah lebih dari tiga dekade berkarya, Wanda Ponika masih menekuni dunia yang membesarkan namanya, yakni desain perhiasan dan berlian.

Perjalanannya dimulai ketika masih berusia 19 tahun dan memenangkan kompetisi desain perhiasan tingkat Asia.

Dari pengalaman tersebut, Wanda kemudian membangun Wanda House of Jewels hingga berkembang menjadi rumah perhiasan dengan identitas yang kuat.

Karyanya juga telah dikenakan berbagai figur publik, sementara dirinya terus berbagi perspektif mengenai fashion, jewelry dan gaya personal.

Pembukaan butik baru di Plaza Indonesia menjadi penanda babak berikutnya bagi Wanda House of Jewels.

Bagi Wanda Ponika, butik tersebut bukan sekadar tempat menjual perhiasan, tetapi juga menjadi rumah baru bagi karya dan gagasan yang telah ia bangun selama puluhan tahun.

Berita Terkait