Korban Dari Artis EJR Minta Pelaku Bertanggung Jawab dan Sampaikan Permintaan Maaf Secara Langsung
LambeTurahNews - Seorang korban yang viral di aplikasi Threads mengungkapkan harapannya agar pihak yang disebut sebagai pelaku yang berinisial EJR bertanggung jawab atas perbuatan yang telah terjadi.
Hingga kini, pelaku disebut baru mengakui perbuatannya dan menyampaikan permintaan maaf melalui WhatsApp.
Korban menegaskan bahwa dirinya maupun keluarga tidak mengharapkan uang ataupun bentuk kompensasi apa pun.
"Yang saya harapkan bukanlah uang atau bentuk kompensasi apa pun. Saya hanya ingin pelaku memiliki kesadaran untuk bertanggung jawab, mengakui kesalahannya, dan menyampaikan penyesalannya secara langsung kepada keluarga saya," ungkap korban.
Menurutnya, permintaan maaf secara langsung menjadi hal yang paling diharapkan keluarga. Ia ingin pelaku menunjukkan keberanian untuk mengakui kesalahan dan bertanggung jawab atas tindakannya.
"Saya dan keluarga tidak membutuhkan uang. Yang kami butuhkan adalah keberanian untuk bertanggung jawab, serta permintaan maaf yang disampaikan secara langsung dan dengan itikad baik," tegasnya.
Mengaku Baru Berani Bicara Sekarang
Korban juga menjelaskan alasan dirinya baru mengungkap persoalan tersebut sekarang. Ia mengaku semakin merasa terganggu ketika melihat hal-hal yang berkaitan dengan pelaku karena kembali mengingat kejadian yang dialaminya.
"Kenapa baru sekarang? Karena semakin ke sini saya merasa semakin terganggu setiap melihat hal-hal yang berhubungan dengan pelaku, membuat saya mengingat kejadian tersebut," ujarnya.
Ia membantah memiliki niat untuk memanfaatkan situasi tersebut. Penggunaan akun anonim, kata dia, dilakukan karena tujuan utamanya hanya ingin pelaku meminta maaf secara langsung dan mengakui penyesalannya.
"Tidak ada niat memanfaatkan kesempatan apa pun. Maka dari itu saya menggunakan akun anon karena saya hanya butuh pelaku meminta maaf secara gentle dan mengaku menyesali perbuatannya," katanya.
Ungkap Perbedaan Efek Barang yang Dikonsumsi
Korban turut menjelaskan mengenai kondisi dirinya setelah mengonsumsi barang yang disebut dalam keterangannya. Ia mempertanyakan mengapa dirinya mengalami kehilangan kontrol dan kesadaran, sementara pelaku yang disebut menghirup langsung barang tersebut tidak mengalami efek serupa.
Menurut korban, kondisi tersebut kemungkinan berkaitan dengan perbedaan pengalaman dan dosis konsumsi. Ia menyebut pelaku telah mengonsumsi barang tersebut selama bertahun-tahun dengan dosis tertentu.
"Karena pelaku mengonsumsi barang tersebut sudah bertahun-tahun dengan dosis tertentu dan mungkin tahu cara untuk mengontrol diri, berbeda dengan saya sebagai orang yang tidak pernah menyentuh barang tersebut," jelasnya.
Ia menilai perbedaan pengalaman tersebut dapat membuat efek yang dirasakan masing-masing orang berbeda.
"Jelas efek samping yang dialami juga berbeda," lanjutnya.
Korban berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan itikad baik. Baginya, pengakuan kesalahan dan permintaan maaf secara langsung jauh lebih penting dibandingkan pemberian uang atau kompensasi.
Sebelumnya ramai di media sosial seorang wanita nenuliskan utas di akun Threads @ajsbsbwas yang mengaku telah dilecehkan oleh artis berinisial EJR.
Namun hingga kini korban belum mengungkapkan siapa artis tersebut. Netizen pun mengaitkan sosok laki-laku teesebut diduga sebagai El Rumi.
Tag Terkait