Lambe Turah Lambe Turah
Lifestyle

Padel Indonesia Naik Kelas: Bintang Dunia Lucas Bergamini Turun Langsung Latih Pemain Lokal

Arjuna
Padel Indonesia Naik Kelas: Bintang Dunia Lucas Bergamini Turun Langsung Latih Pemain Lokal

Di Balik Layar: Dokumentasi yang Nggak Main-Main

Satu hal yang sering luput dari acara olahraga di Indonesia adalah dokumentasi yang bener-bener direncanakan sejak awal, bukan sekadar ada fotografer di lokasi. Tim Riverbrick — Nur Satriatama, Galih Pratama, dan Alain Goenawan — ngawal rangkaian acara ini dari momen penjemputan pertama sampai acara ditutup, dengan pendekatan sinematik: momen kedatangan, sesi latihan, ekspresi pemain di sela pertandingan, detail raket, sampai pertandingan eksibisi, semuanya diperlakukan sebagai satu narasi yang nyambung.

Hasilnya kelihatan dari angka: satu unggahan dokumentasi dari rangkaian acara ini tembus 183.000 tayangan, dengan 2.545 suka, 648 kali dibagikan, 112 repost, dan 29 komentar.

Kolaborasi di Balik Layar

Acara sebesar ini nggak lahir dari satu pihak doang. Premiere Padel jadi penyelenggara utama, PBPI (Persatuan Bulu Tangkis eh — Padel Indonesia) ngasih dukungan yang menghubungkan acara ini ke agenda pembinaan padel nasional, dan Padelio Social Hub yang nyediain panggungnya. Tactical Asia dan Ivan's Motor juga ikut ambil bagian sepanjang rangkaian tur, dari kedatangan sampai hari terakhir.

Padel

Bukan Cuma soal Olahraga

Ada alasan kenapa event kayak gini menarik perhatian di luar lingkaran olahraga doang. Padel di Indonesia tumbuh di persimpangan yang jarang terjadi bareng: olahraga kompetitif, gaya hidup urban, dan komunitas yang aktif dokumentasiin dirinya sendiri di medsos. Penontonnya nggak pasif — mereka main, beli perlengkapan, dan ngobrolin di media sosial.

Setelah tiga hari di Cilandak, standarnya udah pindah tempat. Pertanyaannya sekarang bukan lagi apakah Indonesia bisa gelar padel berstandar internasional — tapi seberapa cepat itu bisa diulang lagi dengan skala yang lebih besar.

Angka-Angka Pentingnya:

  • 3 hari acara (kompetisi, masterclass, eksibisi)

  • Rp100 juta+ total hadiah turnamen

  • 45 raket edisi terbatas bernomor individual

  • 10 raket Tactical buat para pemenang

  • 5 peserta maksimal per lapangan masterclass

  • 2 jam durasi exhibition match penutup

  • 183.000 tayangan dari satu unggahan dokumentasi

Berita Terkait