The Jakmania dan Bobotoh Kumpul di Polres Bekasi, Sepakat Jaga Persaudaraan Jelang Persija vs Persib
LambeTurahNews - Menjelang pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), perwakilan The Jakmania dan Bobotoh Kota Bekasi justru menunjukkan pesan persaudaraan.
Kedua kelompok suporter tersebut bertemu dengan Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana dalam Forum Silaturahmi Antarsuporter di Mapolres Metro Bekasi Kota, Kamis malam (10/9/2026).
Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan terbuka. The Jakmania dan Bobotoh menyatukan komitmen untuk menyambut pertandingan dengan tertib dan sportif.
Pertemuan ini juga menjadi bukti bahwa perbedaan klub yang didukung tidak harus menjadi penghalang untuk membangun hubungan yang guyub dan menjaga keamanan bersama.
The Jakmania dan Bobotoh Sepakat Jaga Persaudaraan
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengatakan identitas sebagai suporter seharusnya tidak menciptakan jarak antarmasyarakat.
Menurutnya, kecintaan terhadap klub masing-masing justru dapat menjadi sarana untuk memperlihatkan bahwa sepak bola memiliki kekuatan dalam mempertemukan berbagai kelompok.
“Identitas sebagai suporter tidak semestinya menciptakan jarak. Justru melalui kecintaan kepada klub masing-masing, The Jakmania dan Bobotoh dapat memperlihatkan bahwa sepak bola memiliki kekuatan untuk mempertemukan dan mempersatukan,” ujar Putu Kholis.
Dalam forum tersebut, kedua komunitas juga sepakat memperkuat komunikasi antarkoordinator. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah munculnya provokasi maupun informasi yang dapat memicu ketegangan.
Antarsuporter Diminta Tak Mudah Terprovokasi
Salah satu kesepakatan yang dihasilkan dalam pertemuan tersebut adalah komitmen untuk mengedepankan informasi yang telah terverifikasi.
Hal itu terutama berlaku dalam percakapan maupun penyebaran informasi di media sosial.
The Jakmania dan Bobotoh sepakat untuk tidak mudah mempercayai narasi yang belum jelas sumbernya dan berpotensi memperkeruh suasana menjelang pertandingan Persija vs Persib.
Komunikasi antarkoordinator juga akan diperkuat agar apabila muncul persoalan di lapangan, dapat segera diredam sebelum berkembang menjadi konflik.
Keselamatan Suporter Jadi Perhatian
Selain persoalan rivalitas, keselamatan suporter juga menjadi salah satu perhatian dalam forum tersebut.
Sejumlah aspek dibahas, mulai dari pendataan anggota rombongan, kesesuaian kapasitas kendaraan, hingga koordinasi selama perjalanan menuju Jakarta dan ketika kembali ke daerah masing-masing.
Seluruh pihak menyatakan kesediaan untuk menghormati ketentuan yang telah ditetapkan penyelenggara pertandingan.
Suporter juga diminta mengikuti arahan petugas demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Persija vs Persib Kembali ke GBK Setelah Tujuh Tahun
Putu Kholis mengatakan pertandingan Persija melawan Persib yang kembali digelar di GBK setelah tujuh tahun menjadi momentum yang telah lama dinantikan.
Karena itu, ia berharap pertandingan tersebut dapat disambut dengan kedewasaan oleh seluruh pihak.
“Kembalinya pertandingan Persija melawan Persib ke GBK setelah tujuh tahun merupakan momentum yang telah lama kita nantikan. Mari menyambutnya dengan kedewasaan dan menjadikannya perayaan sepak bola yang membanggakan. Beda warna, tetap satu Indonesia,” pungkas Putu Kholis.
Pertemuan The Jakmania dan Bobotoh di Polres Metro Bekasi Kota tersebut menjadi pesan bahwa rivalitas di lapangan tidak harus berujung pada permusuhan di luar pertandingan.
Dengan komunikasi, sikap sportif, dan komitmen bersama menjaga keamanan, laga Persija vs Persib diharapkan dapat menjadi pesta sepak bola yang berlangsung aman dan damai.