Lambe Turah Lambe Turah
Viral

Viral! Wanita Dituduh Pelakor Dikeroyok hingga Dilumuri Cabai di Sampang

Giostanovlatto
Viral! Wanita Dituduh Pelakor Dikeroyok hingga Dilumuri Cabai di Sampang

LambeTurahBali - Video berdurasi lebih dari tujuh menit itu memperlihatkan seorang perempuan terkapar di lantai. Rambutnya dijambak, tangannya dipegangi, sementara bubuk cabai disebut dilumurkan ke tubuhnya.

Perempuan berinisial MR (27), warga Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Sampang, Jawa Timur, menjadi korban dalam dugaan pengeroyokan yang kemudian viral di media sosial. Ia dituding sebagai perebut suami orang atau pelakor.

Dalam video tersebut, MR terdengar meminta agar aksi itu dihentikan. Ia juga sempat meminta maaf kepada para perempuan yang mengeroyoknya.

Kasus ini bukan sekadar soal tuduhan perselingkuhan. Polisi kini menangani dugaan penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama terhadap seorang perempuan.

Terjadi di tempat praktik bidan

Kapolsek Ketapang AKP Kusmanto mengatakan pihaknya menerima informasi bahwa pengeroyokan terjadi pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Lokasinya berada di sebuah tempat praktik bidan di Dusun Tetean, Desa Bira Barat, Kecamatan Ketapang, Sampang.

"Benar (info yang diterima) di Dusun Tetean, Desa Bira Barat, di Postu bidan baratnya penginapan Purnama Mobina," kata Kapolsek Ketapang AKP Kusmanto.

Polisi membenarkan bahwa MR merupakan korban dugaan penganiayaan. Salah satu perempuan yang disebut terlibat dalam kejadian itu berinisial H, seorang bidan yang membuka praktik di Desa Bira Barat.

"Betul terjadi penganiayaan atau pengeroyokan terhadap korban MR (27) warga Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Sampang, dan pelaku ini adalah H, seorang bidan di Desa Bire Barat, Kecamatan Ketapang, Sampang," ujar Kusmanto.

Berawal dari tudingan perselingkuhan

Menurut keterangan awal polisi, pengeroyokan tersebut diduga dipicu persoalan hubungan asmara.

MR disebut dituding menjalin hubungan dengan seorang pria yang sudah memiliki istri. Pria tersebut merupakan suami dari salah satu perempuan yang diduga terlibat dalam pengeroyokan.

"Diduga penganiayaan terjadi karena korban melakukan perselingkuhan dengan suami pelaku," kata Kusmanto.

Namun, tudingan perselingkuhan dan dugaan penganiayaan merupakan dua hal berbeda. Persoalan hubungan pribadi tidak menghapus dugaan tindak kekerasan yang kini menjadi perhatian polisi.

Yang membuat kasus ini ramai adalah cara konflik tersebut berujung pada kekerasan: seorang perempuan dikeroyok, dijambak, dipermalukan, dan dilumuri cabai.

Polisi masih menangani dugaan penganiayaan tersebut untuk mengungkap secara lebih jelas siapa saja yang terlibat dan bagaimana kejadian itu berlangsung.

Untuk sementara, satu hal sudah jelas: persoalan asmara yang bermula dari tudingan perselingkuhan kini berubah menjadi perkara dugaan pidana.

Berita Terkait