Alasan Konser Kotak di Kota Tua Dibubarkan Mendadak, Teror Gas Menyengat Bikin Tantri Sesak Napas
LambeTurahNews - Vokalis grup band Kotak, Tantri Syalindri buka suara terkait penampilannya yang mendadak dihentikan di kawasan Kota Tua, Jakarta. Tantri menyebut dirinya mengalami sesak napas akibat gas yang disemprotkan oleh penonton.
Insiden ini dijelaskan Tantri terjadi saat Kotak membawakan lagu "Pelan-Pelan Saja" di hadapan penggemar. Semprotan gas itu muncul dari area penonton dengan mengeluarkan bau yang sangat menyengat. Oknum yang menyemprotkan gas tersebut dikatakan Tantri sudah diberi peringatan sebelum akhirnya mengulangi tindakannya.
"Buat teman2 yang tadi datang ke Kota Tua. Mohon maaf harus tiba2 menghentikan konser karena ada oknum yang mengeluarkan gas cukup menyengat diantara kerumunan penonton. 2x yang pertama sudah diperingatkan, namun terulang di lagu Pelan2 Saja," tutur Tantri di Threads-nya, dikutip Senin, 14 September 2026.
Tantri dan tim pun tidak mengetahui jenis dan kandungan gas yang disemprotkan tersebut. Namun yang pasti, akibat dari gas itu ia mengalami batuk hingga sesak napas sehingga memilih untuk mundur.
"Sampai saat ini saya ga tau gas tsb mengandung bahan apa, tapi sangat membuat tidak nyaman khususnya area pernafasan. Saya tidak sanggup melanjutkan karena batuk dan sesak akibat hal ini, banyak penonton juga yang pingsan terkena gas tersebut," jelasnya.
Meski mengalami kerugian dan tidak bisa menghibur penggemar, Tantri tidak mengetahui siapa pelaku yang tega menyemprotkan gas beraroma menyengat itu. Ia pun sedih sekaligus menyayangkan tindakan pelaku penyemprot gas tersebut.
"Untuk Oknum tersebut, saya tdk tau siapa karena gasnya tidak berupa asap jadi ga ketauan siapa pelakunya. Sangat disayangkan ketika konser yang diniatkan untuk bersenang2 harus berakhir seperti ini, semoga tidak ada kejadian yang seperti ini lagi," tuturnya.
Lebih lanjut, Tantri menegaskan kondisinya bersama Chua dan Cella baik-baik saja setelah insiden tersebut.
"Buat Kerabat Kotak yang hadir dari luar Jakarta, ati2 di jalan ya. Insya Allah saya, Chua dan Cella baik2 aja," pungkasnya.
Pengunjung Sempat Mengeluh di Sosial Media
Sebelumnya, salah seorang pengguna akun Threads membagikan pengalamannya saat sedang menyaksikan penampilan Kotak di Kota Tua, Jakarta. Akun tersebut mengaku kecewa lantaran konser Kotak mendadak dibubarkan akibat adanya bau menyengat dari oknum yang tidak dikenal.
"Konser KOTAK X Armand Maulana jujur kecewa udh stand by dari jam 6 tapi ada org usil yg ngelempar sesuatu 2x dan ngebuat ka tantri mundur ke belakang, trs konser bubar gitu aja padahal masih banyak lagu seru yg belum dibawain🥲 slide terakhir pas pada panik dan nyium aroma yg nyengat," tulis @just******
Padahal konser Kotak yang digelar di Kota Tua, Jakarta itu diselenggarakan secara gratis untuk para pengunjung.
Pelaku Langsung Ditindak dan Ditahan
Sementara itu, akun Threads Kota Tua, Jakarta, menjelaskan insiden yang terjadi pada Minggu, 13 September 2026 malam itu sudah ditangani oleh pihak keamanan setempat. Pihak Kota Tua meminta maaf dan menjelaskan insiden ini langsung ditangani oleh Polsek setempat.
"Halo Kak Tantri, Kerabat Kotak, dan beserta pengunjung lain. Mohon maaf mimin baru ngabarin karena mengurus kejadian semalam dari Polsek. Terima kasih atas informasinya dan mohon maaf atas kejadian yang terjadi di Kota Tua Jakarta," katanya.
Lalu, area yang menjadi titik terciumnya bau gas menyengat itu langsung dilakukan sterilisasi termasuk dengan menangani pengunjung yang terdampak. Sedangkan untuk pelaku sudah diamankan dan ditahan di Polsubsektor Pinangsia.
"Mimin juga berada di lokasi pada Minggu sekitar pukul 23.00 WIB. Bersama Tiga Pilar (Kepolisian, TNI, dan Satpol PP) kami langsung melakukan mitigasi. Area disterilkan, pengunjung yang terdampak langsung ditangani oleh tim kesehatan, oknum langsung ditangkap dan ditahan di Polsubsektor Pinangsia dan sudah ditahan," tegasnya.
Lebih lanjut, pihak Kota Tua, Jakarta, mengimbau agar pengunjung yang terdampak bisa menghubungi call center Kota Tua untuk ditindaklanjuti dan diberi penanganan.
"Sama-sama kita Jaga Kota Tua & Kerabat Kotak atau pengunjung lain yang terdampak silakan hubungi kami melalui DM atau PeDeKaTe Kota Tua Jakarta di 0813-1032-385," pungkasnya.
Tag Terkait