Ridho Ilahi Akui Salah Percaya Sosok Single Mother, Kini Bongkar Dugaan Investasi Fiktif yang Rugikan Banyak Orang
Kuasa Hukum Soroti Legalitas Bisnis
Kuasa hukum Ridho dan Andrew, Vina Kisnawati, menyoroti persoalan legalitas bisnis yang ditawarkan.
Menurut Vina, Ridho sebelumnya telah meminta dokumen legalitas usaha. Namun, hingga pemeriksaan berlangsung, dokumen tersebut disebut belum diberikan.
Selain persoalan legalitas, Vina juga mempertanyakan lokasi budidaya ikan dan kepiting yang disebut berada di Papua.
“Legalitas ini penting dari unsur dia mengajak bisnis. Kalau dia ngajak bisnis tapi dia menyatakan legalitas itu ada, sampai sekarang nggak dikasih-kasih, berarti kan patut diduga legalitas itu nggak ada,” ujar Vina.
Ia mengatakan pihaknya meminta penyidik mengecek langsung lokasi budidaya tersebut untuk memastikan keberadaan bisnis yang ditawarkan.
Vina juga menyebut pihaknya menyerahkan bukti berupa foto dan dokumen penawaran kepada penyidik. Ia menegaskan dugaan tersebut masih perlu dibuktikan melalui proses penyelidikan dan pemeriksaan polisi.
Ridho Klaim Korban Terus Bertambah
Ridho mengatakan dirinya kini berusaha mengumpulkan korban dan saksi lain agar penyidik mendapatkan gambaran lebih lengkap mengenai perkara tersebut.
Ia mengaku baru mengetahui bahwa sejumlah teman dalam kelompok arisan juga diduga mengalami persoalan serupa.
“Baru dapat kabar aku, teman-teman arisannya juga kena juga. Jadi untuk teman-teman arisannya yang mungkin mau melaporkan atau ingin memberi ini (keterangan), bisa hubungin kita ke Ridho,” katanya.
Ridho juga menyinggung adanya korban yang disebut mengalami kerugian sekitar Rp60 juta. Menurut dia, korban tersebut bahkan meminta agar modalnya dikembalikan karena membutuhkan uang untuk keperluan keluarga.
Kondisi tersebut menjadi alasan Ridho mendorong agar perkara segera mendapat perhatian dari penyidik.
“Karena korban semuanya udah kumpul, saksi udah kumpul, bukti-bukti semuanya udah kumpul. Kembali lagi kepada Bapak Kapolres Kabupaten Bogor, saya berharap atensinya karena takut ada korban selanjutnya,” ujar Ridho.
Dugaan Penipuan Berkedok Bisnis dan Penjualan Ponsel
Dalam pemeriksaan, tim kuasa hukum juga mengungkap adanya bukti lain berupa flyer atau brosur penjualan ponsel.
Vina menyebut terdapat penawaran iPhone dengan harga yang menurutnya berada di bawah harga pasar. Bukti tersebut turut disampaikan kepada penyidik untuk ditelusuri.
Namun, terkait apakah penawaran tersebut berkaitan langsung dengan dugaan penipuan investasi yang dilaporkan, penyidik masih perlu melakukan pendalaman.
Ridho sendiri menyerahkan dugaan keterlibatan pihak lain kepada kepolisian.
“Nah, itu urusan polisi. Karena polisi yang akan menyelidiki. Karena aku nggak berani (menyimpulkan). Yang penting aku ngumpulin korban semua, saksi,” tegasnya.
Agung Saga Disebut Siap Beri Dukungan
Dalam keterangannya, Ridho juga menyebut nama Agung Saga. Menurut Ridho, Agung mengetahui sosok perempuan yang dimaksud karena pernah memiliki hubungan dengannya.
Ridho mengatakan Agung Saga juga bersedia memberikan dukungan apabila keterangannya dibutuhkan dalam proses hukum.
Ridho menyebut dirinya pernah membantu Agung ketika terjadi persoalan terkait kartu ATM yang tertinggal di tempat tinggal perempuan tersebut. Namun, Ridho menegaskan ia tidak mengetahui apakah persoalan yang dialami Agung saat itu berkaitan dengan dugaan penipuan.
Sementara itu, proses hukum perkara tersebut masih berjalan. Ridho mengatakan dirinya juga akan memenuhi agenda pemeriksaan lain pada 9 September terkait laporan pencemaran nama baik di Polres Jakarta Selatan.
Tag Terkait