Festival Balon Wonosobo Malah Penuh Wajah Prabowo dan Program Pemerintah, Komunitas: Rusak oleh Kepentingan Politik
Warganet Kecewa, Balon Disebut Jadi Ajang Politik
Polemik festival balon udara Wonosobo kemudian ramai di media sosial. Salah satu unggahan dari akun @balonowonosobo mempertanyakan pengalaman masyarakat yang datang langsung ke acara tersebut.
"Jujur siapa yang kemarin datang ke acara festival balon tanggal 9 Agustus dan pulang bawa rasa kecewa?" ungkap akun tersebut.
Dalam unggahan itu, komunitas menyebut masyarakat awalnya berharap dapat menyaksikan kreativitas seniman lokal melalui motif-motif khas Wonosobo.
Namun, mereka menilai kenyataan di lapangan berbeda karena sebagian besar balon justru membawa tema program pemerintah dan politik.
"Kita sama, ekspektasi kita datang buat lihat keindahan dan kreativitas motif asli anak Wonosobo. Tapi realitanya, 90% balonnya malah jadi ajang buat kampanye politik," ujar narator dalam unggahan tersebut.
Unggahan itu juga memuat sejumlah respons warga yang mengaku kecewa karena tradisi balon udara dinilai mulai kehilangan nilai budayanya.
"Banyak banget rekan dan kerabat yang bilang, sayang sekali balon sekarang buat politik, balon Wonosobo jadi kehilangan marwah. Bahkan gak sedikit yang menyatakan mereka hilang respect," lanjut narator.
Komunitas Balon Udara Wonosobo kemudian kembali menegaskan sikap netral mereka. Sejak awal berdiri, komunitas menyatakan tidak berafiliasi dengan organisasi politik maupun kegiatan politik praktis.
"Mereka menegaskan kalau dari awal komunitas berdiri, mereka itu netral dan tidak terafiliasi dengan organisasi politik atau hal-hal yang berbau politik praktis," tulis unggahan tersebut.
Komunitas juga menyebut memiliki sejumlah agenda resmi yang selama ini menjadi bagian dari kegiatan mereka, di antaranya Festival Mudik dan Java Balloon Attraction.
"Mereka sangat memahami kekecewaan kita, jadi mari kita pastikan kita tetap support seniman lokal di acara-acara yang memang murni melestarikan budaya. Jangan sampai ajang politik merusak keindahan tradisi kita," tambahnya.
Tag Terkait