Srikandi Fair Bikin HUT RI ke-81 di Kudus Makin Meriah, Singapura Tekuk Putri Nusantara 2-0
Teddy Tjahjono: Ekosistem Sepak Bola Putri Makin Kuat
Program Director Srikandi Merdeka Cup, Teddy Tjahjono, menilai antusiasme masyarakat Kudus menunjukkan semakin kuatnya ekosistem sepak bola putri di daerah tersebut.
Menurut Teddy, konsep Women's Soccer Trilogy memberikan jalur pembinaan sepak bola putri secara berjenjang dan berkelanjutan.
"Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Kudus atas dukungan untuk ikut mengembangkan sepak bola putri. Terlebih saat ini ada dua atlet asal Kudus yang memperkuat Timnas Indonesia," kata Teddy.
Ia menyebut pembinaan tersebut dimulai dari usia dini melalui MilkLife Soccer Challenge, kemudian berlanjut ke Hydproplus Soccer League hingga level Timnas Putri U-16.
Nagita Slavina Dukung Perkembangan Sepak Bola Putri
Srikandi Merdeka Cup persembahan Caffino mempertemukan delapan Timnas Putri U-16 dari tujuh negara.
Turnamen internasional yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama PSSI tersebut turut didukung RANS Entertainment sebagai Broadcasting Partner.
Founder & CEO RANS Entertainment, Nagita Slavina, mengaku bangga dapat terlibat dalam turnamen tersebut.
Nagita berharap kehadiran Srikandi Merdeka Cup dapat membuka ruang lebih besar bagi pesepak bola putri untuk menunjukkan kemampuan dan prestasi.
"Buat aku pribadi, turnamen ini merupakan bentuk komitmen kita memberikan ruang dan kesempatan yang lebih besar buat para perempuan untuk menunjukkan kemampuan dan prestasi. Semoga lewat event ini, semakin banyak orang yang mengenal dan mendukung sepak bola putri Indonesia," kata Nagita.
Singapura Tekuk Putri Nusantara 2-0
Di tengah kemeriahan Srikandi Fair, persaingan di lapangan juga berlangsung sengit. Pada matchday kedua Grup B Srikandi Merdeka Cup, Timnas Putri U-16 Singapura berhasil mengalahkan Putri Nusantara dengan skor 2-0 di Supersoccer Arena, Kudus, Senin (17/8/2026).
Kemenangan tersebut menjadi kemenangan pertama Singapura dalam turnamen dan menjaga peluang mereka untuk melaju ke semifinal.
Sejak awal pertandingan, kedua tim bermain agresif. Putri Nusantara berusaha mengambil inisiatif serangan, sedangkan Singapura mengandalkan kecepatan transisi untuk memutus aliran bola lawan.
Peluang pertama Putri Nusantara tercipta pada menit ke-21 melalui sepak pojok Indira Fatima. Bola disambut Putri Neza Larasati di area berbahaya, tetapi penyelesaiannya masih melebar.
Menjelang babak pertama berakhir, Amanda Fitriani juga mendapat peluang melalui tembakan tepat sasaran. Namun, belum ada gol yang tercipta hingga turun minum.
Singapura Pecah Kebuntuan Menit ke-58
Singapura akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-58. Berawal dari sepak pojok Tan Si Leng Amelia, bola menciptakan kemelut di depan gawang sebelum disambar Nur Qhalisah Arysha Muhammad Rizal.
Gol tersebut membuat Singapura unggul 1-0.
Putri Nusantara kemudian meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyeimbang. Namun, pertahanan Singapura mampu menutup ruang tembak dan menghambat serangan lawan.
Memasuki menit-menit akhir pertandingan, Singapura justru kembali mencetak gol.
Tan Si Leng Amelia mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-95. Ia menerima umpan lambung dari lini belakang, memenangi duel sprint dengan Agisti Qory Rahmadani, lalu melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dihentikan kiper Putri Nusantara, Naura Khalfani Hayfa.
Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang.
Tag Terkait