Turis China Jatuh di Puncak Pulau Padar Usai Berfoto, Dievakuasi SAR
LambeTurahBali - Satu momen yang seharusnya menjadi foto kenangan di Pulau Padar berubah menjadi operasi evakuasi. Seorang wisatawan asal China, Zhuotao Wu, terjatuh setelah melakukan trekking hingga ke puncak Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Selasa (18/8/2026).
Menurut keterangan Kantor SAR Maumere, Wu sempat berada di puncak dan berfoto sebelum tergelincir. Ia kemudian jatuh hingga tidak sadarkan diri.
"Korban melakukan trekking menuju Puncak Padar. Setelah tiba di puncak, korban sempat berfoto, kemudian tergelincir dan terjatuh hingga tidak sadarkan diri," kata Kepala Kantor SAR Maumere Fathur Rahman.
Informasi mengenai insiden tersebut kemudian memicu respons tim SAR gabungan. Tim tiba di Pulau Padar sekitar pukul 12.25 Wita untuk mengevakuasi wisatawan tersebut.
Karena lokasi kejadian berada di kawasan kepulauan, evakuasi tidak bisa dilakukan seperti menangani kecelakaan biasa di daratan. Wu dibawa menggunakan RIB Pos SAR Manggarai Barat menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo.
Sesampainya di Labuan Bajo, perjalanan belum selesai. Wisatawan tersebut langsung dipindahkan ke ambulans Kantor Kesehatan Pelabuhan Labuan Bajo untuk dibawa ke RS Siloam Labuan Bajo dan mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Operasi ini melibatkan sejumlah unsur, mulai dari Tim Rescue Pos SAR Manggarai Barat, Lanal Labuan Bajo, Polairud Polda NTT, Polres Manggarai Barat hingga KSOP Labuan Bajo.
Kejadian ini kembali menunjukkan sisi lain dari wisata alam Pulau Padar. Pemandangannya memang membuat banyak orang ingin mengabadikan setiap sudut, tetapi untuk mencapai titik-titik terbaiknya, wisatawan harus melewati jalur trekking dengan medan yang perlu diperhatikan.
Bagi wisatawan yang datang untuk menikmati alam, satu foto bagus tentu menyenangkan. Tetapi kondisi medan tetap harus menjadi perhatian, terutama ketika berada di area puncak dengan posisi dan permukaan tanah yang bisa membuat keseimbangan mudah berubah.
Fathur mengingatkan wisatawan dan masyarakat yang melakukan pendakian maupun aktivitas wisata alam agar memperhatikan kondisi medan, menjaga keselamatan diri, serta mengikuti arahan petugas di lokasi.
Di Pulau Padar, pemandangan memang menjadi alasan orang mendaki. Tetapi perjalanan turun dengan selamat tetap menjadi bagian paling penting dari cerita yang dibawa pulang.
Tag Terkait