Minola Sebayang Peringatkan Penyebar Hoaks soal Ruben Onsu: Tak Tutup Kemungkinan Tempuh Jalur Hukum
LambeTurahNews - Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, memperingatkan pihak-pihak yang terus menyebarkan informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan mengenai kliennya. Menurutnya, penyebaran narasi yang dinilai tidak berdasar berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum apabila terus dilakukan.
Pernyataan tersebut disampaikan Minola saat memberikan klarifikasi kepada awak media di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (2/8/2026). Klarifikasi dilakukan setelah potongan tayangan podcast bersama Denny Sumargo memunculkan berbagai spekulasi di media sosial.
Menurut Minola, saat ini fokus utama Ruben Onsu masih berada pada proses hukum terkait sengketa hak asuh anak. Karena itu, ia berharap masyarakat tidak ikut memperkeruh suasana dengan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
"Tetap kami akan sekarang ini fokus kepada hak asuh anak. Kami tidak mau digeser fokus kami ke hal-hal yang lain," kata Minola.
Meski demikian, ia mengingatkan agar masyarakat tidak sembarangan membagikan informasi yang berasal dari potongan video maupun narasi yang belum terverifikasi.
"Kami peringatkan, jangan mengambil bagian untuk menyebarkan berita-berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya karena tidak menutup kemungkinan pada waktunya kami bisa melakukan upaya hukum," tegasnya.
Ingatkan Masyarakat Lebih Bijak Bermedia Sosial
Dalam kesempatan tersebut, Minola juga menyoroti kebiasaan sebagian pengguna media sosial yang dinilai terlalu cepat menyebarkan sebuah informasi tanpa terlebih dahulu memastikan kebenarannya.
Menurut dia, berbagai kampanye literasi digital selama ini sudah mengingatkan masyarakat agar tidak langsung membagikan informasi yang diterima.
"Kita sudah banyak iklan yang mengatakan ketika menerima postingan, pahami dulu, pelajari dulu, jangan langsung di-share. Ini di-share semuanya kenapa?" ujarnya.
Ia menilai fenomena tersebut justru memperpanjang penyebaran informasi yang belum tentu benar dan dapat merugikan pihak lain.
Minola mengatakan pihaknya memilih mengedepankan proses hukum dibanding melayani setiap narasi yang berkembang di media sosial.
Klarifikasi Dilakukan Demi Meluruskan Informasi
Minola menjelaskan, dirinya tidak berniat menyerang pihak mana pun melalui klarifikasi yang disampaikan kepada publik. Ia menegaskan semua penjelasan diberikan semata-mata untuk melindungi kepentingan hukum Ruben Onsu.
"Saya melakukan ini bukan untuk memojokkan siapa pun. Saya melakukannya dengan iktikad baik dan semata-mata demi membela kepentingan hukum klien saya," ujarnya.
Ia juga menegaskan advokat memiliki hak untuk menyampaikan pembelaan terhadap klien sepanjang dilakukan sesuai koridor hukum.
"Hukum melindungi advokat yang sedang membela kepentingan hukum kliennya, baik di dalam maupun di luar pengadilan," kata Minola.
Sebut Ruben Terganggu dengan Berbagai Tuduhan
Minola mengakui Ruben Onsu merasa terganggu dengan banyaknya pertanyaan yang muncul akibat berbagai isu yang beredar.
Menurutnya, kliennya mempertanyakan mengapa tuduhan yang dinilai tidak berdasar masih terus dipercaya oleh sebagian masyarakat.
"Terganggu iya, karena banyak pertanyaan. Ruben bilang, kenapa masih itu dipertanyakan oleh mereka, padahal tuduhan itu tidak berdasar sama sekali," ungkap Minola.
Ia mengatakan berbagai tuduhan yang diarahkan kepada Ruben selama ini telah berulang kali diklarifikasi, namun tetap kembali muncul dalam bentuk narasi baru.
Karena itu, Ruben akhirnya meminta tim kuasa hukumnya memberikan penjelasan kepada publik.
"Pesan Ruben cuma satu, agar tidak semakin menyebar berita hoaks ini, saya diminta untuk melakukan klarifikasi," ujar Minola.
Minta Semua Pihak Hormati Proses Persidangan
Minola berharap polemik di ruang publik tidak mengganggu jalannya proses persidangan yang masih berlangsung.
Ia mengajak semua pihak menghormati mekanisme hukum yang sedang berjalan dan tidak membangun opini yang dapat memengaruhi jalannya perkara.
"Ayolah kita kembali ke satu koridor hukum yang murni. Biarkan kita hormati proses yang sedang ada dalam persidangan," katanya.
Menurut Minola, apabila tidak terus muncul isu-isu baru di ruang publik, pihaknya sebenarnya tidak perlu berulang kali memberikan klarifikasi kepada media.
"Kalau tidak ada isu baru, tidak ada berita baru, sebenarnya kami juga tidak perlu mengklarifikasi," pungkasnya.
Tag Terkait